The Doplegangger for some of us

The Doplegangger for some of us

The world is so much simpler when Texting and MSN still on top

1 note

Monkey Wrench

Beberapa hari yang lalu saya memutuskan untuk pergi ke sebuah mall di bilangan jakarta pusat,yang memutuskan untuk memberi embel embel Indonesia pada namanya. Meskipun namanya setengah nasionalis setengah ke franji-franjian, sungguh di dalamnya nuansa bahwa kita sedang di Indonesia sangat diragukan. Karena mostly orang orang yang kesana berasal dari etnis tionghoa,kaukasian atau kaum hindie.

Saya terpaksa pergi kesana,karena sepatu saya seluruhnya telah terdepresiasi secara penuh,itupun setelah mengalami revaluasi beberapa kali. Sulit untuk orang orang berselera buruk seperti saya memilih barang baru untuk diri sendiri. Karena kami,-atas nama pria pria berselera buruk- cenderung setia kepada satu jenis barang yang nyaman dan minim dari celaan.

Sampai disana saya langsung masuk ke outlet sepatu berhuruf depan C. Merek ini telah menghiasi kaki saya selama 3 tahun,dari jenisnya yang berbentuk buaya sampai yang saya sangat sukai yaitu Tideline Canvas. Merek ini sebetulnya memberi memori buruk,karena (saya baru mengetahuinya sekitar 6 bulan yang lalu) 3 tahun lalu saat saya pertama kali mengenakan jenisnya yang pertama,saya mengalami kegagalan dalam asmara tanpa sebab yang jelas. Tapi apa mau dikata,saya termasuk pria pria berselera buruk tadi.

Setelah masuk ke gerai toko,saya langsung mencari jenis favorit saya dan mengalami kesulitan menemukannya. Ketika saya bertanya kepada pelayan,dia menjawab dengan manis ‘waduh tipe yang mas cari sudah tidak diproduksi,itu jenis tahun 2008,kalo masih ada saya juga mau deh (sambil menunjuk sendal yang dia pakai yang ternyata sendal pemutus asmara yang tadi saya ceritakan) ‘. Lalu saya mencoba mencari tipe lain, yang sayangnya lebih cocok dikeluarkan tahun 1994 disaat Nirvana masih berjaya jayanya,atau di tahun 2003 disaat Tom Delonge menjadi tuhan bagi beberapa remaja SMP.

Bagi kami -pria pria berselera buruk- patah hati lebih baik daripada putus hubungan dengan merek favorit. Saya memutuskan untuk berkeliling tempat perbelanjaan mencoba untuk mencari siapa tau ada merek lain yang bisa menjadi tambatan hati terbaru bagi saya. Sekitar satu jam saya berkeliling masuk ke seluruh toko di lantai itu,betapa geramnya saya dengan dunia fashion Indonesia karena 90% barang yang ada di toko adalah sama dari toko ke toko, hanya berkutat pada tipe Chuka atau Kulit palsu. Karena ini saya mengutuk anak anak gaul bercelana Naked and Famous bertaskan Leather Bag dan bersepedakan Fixie, semoga kalian merasakan penderitaan saya suatu hari.

Sampai akhirnya saya merasa harus memutuskan ‘The best from the worst’ dan akhirnya ada 1 jenis sepatu yang bermerek binatang juga (saya juga tidak tau mengapa). Ketika sudah saya coba memang pas, namun warna yang tersedia tidak sesuai dengan keinginan saya. Karena itu saya memutuskan untuk menunjukan foto sepatu ini ke beberapa teman saya.

Jawabannya variatif hanya berkutat pada kata ‘Hina’,’Jangan’,’biasa aja’. Sampai salah satu teman saya menjawab dua kata yaitu ‘******’(nama teman saya yang merupakan fase lanjutan dari hina dalam kbbi) dan ‘HAHAHA’ , saya langsung menaruh sepatu itu seketika tanpa berpikir dua kali.

Dari cerita ini tanpa kita sadari semakin tua umur kita, akan lebih sulit untuk kita menerima hal hal baru. Semakin lama berfikir,semakin besar kemungkinan gagalnya terjadi sebuah keputusan. Saran dari saya,juga untuk saya sendiri adalah ”Just do It”. Di kemudian hari jika kejadian sepele di atas terjadi lagi, saya mungkin akan tetap membeli tanpa harus bertanya kepada orang lain. Karena saya tahu,semakin lama berpikir,akan semakin usang alas kaki saya.

Anak akuntansi harus jadi auditor setidaknya setahun dalam hidupnya,biar susah dulu sebelum sukses
Purwatiningsih-Corporate Governance Class

Then why can’t I improve myself if I love everywhere I take my footstep in?
Kamal Nasar

If comfort zone is your limitation,make it bigger and bigger!
Kamal Nasar

Kalo gw pengen mabok ya gw minum alkohol,kalo pengen makan enak,kenapa harus babi?
Steffen Pierre- quote yang menampar dan membuat gw berjanji pada diri sendiri ga akan makan babi selamanya

Pencarian Pilihan

Hidup,apa yang anda cari?

Kata seorang sahabat saya bernama Gilang Ageng apakah anda memilih untuk mati sekarang masuk surga,atau melanjutkan hidup tanpa kepastian?

Hidup hanya berkutat seputar pilihan (karena itu saya memilih untuk kuliah di fakultas ekonomi) dimana mereka mengajarkan ilmu untuk memilih pilihan terbaik dan mengutilisasikan itu agar mencapai tujuan optimal

Sadarkah anda akan dimana sekarang jika anda memilih suatu pilihan kecil yang berbeda? Mungkinkah anda duduk bercengkrama dengan sahabat anda di suatu pusat hiburan? Atau sedang di kampus membicarakan politik kampus yang ternyata tak seberat itu? Atau sedang berada bersama teman yang tidak terlalu anda kenal sedang mengonsumsi obat obatan terlarang?

Life is all about choice,pilihan tak terlalu harus selalu berkutat tentang pertimbangan terbaik,yang paling baik adalah dimana saat memilih disitulah passion anda,

Karena saya tidak akan tahu apakah akan sebahagia atau sesedih sekarang jika saya pilih putaran saat persimpangan kehidupan memaksa memilih

Sitting with friends a bit drunk,just a bit,what could be better than it in life?

Unbelievable shot from Wazza at the derby of Manchester!

Unbelievable shot from Wazza at the derby of Manchester!